BIMBINGAN TEKNIS PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR DESA

Pemerintah Desa Sroyo Kecamatan Jaten,Kabupaten Karanganyar menggelar Bimbingan Teknis Bersama dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Hotel Pondok Sari 1 Tawangmangu selama dua hari pada hari jumat dan sabtu ,29 s/d 30 November 2019.
Bimbingan Teknik (Bimtek ) yang diikuti Kepala Desa beserta Perangkatnya sejumlah 14 (empat belas) orang, Ketua dan anggota BPD sejumlah 9 (sembilan) dan Pendamping Desa 3 (tiga) orang. Bimbingan Teknis ini dibuka oleh Camat Jaten, Bp. Aji Pratomo Heru K, SH. MM. Dalam sambutannya, Bapak Camat menyampaikan “Ucapan terima kasih kepada Pemerintah Desa Sroyo yang telah mengawali mengadakan Bimtek. Bimtek merupakan cara edukasi yang strategis dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan benar. Untuk itu Aji Pratomo Heru K, SH. MM berharap, Bimtek ini dapat memberikan motivasi dan semangat kerja, menciptakan aparatur desa yang berkualitas dan berintegritas serta semakin memahami tugas dan fungsinya” serta selalu menjaga sinergisitas antara Pemerintah Desa dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Tegas Aji Pratomo Heru K, SH. MM.


foto : Camat Jaten beserta Kepala Desa dan Perangkat Desa Sroyo

Jadwal kegiatan pada hari Jum’at, 29 November 2019 diisi dengan beberapa materi.
Materi-materi yang disampaikan dalam Bimbingan Teknis ini adalah :
1. Hubungan Kerja antara Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), disampaikan oleh Bp. Aji Pratomo Heru K, SH. MM.
2. Manajemen Pemerintahan dan Keuangan Desa, disampaikan oleh Bp. Harun Waskito, S,Sos. M.AP. dari Dispermades Kab. Karanganyar.
3. Tata Kelola Penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan Kepemimpinan, disampaikan oleh Bp. Timotius Suryadi, S.Sos. MM
Harun Waskito menyampaikan secara teknis dalam pengelolaan managemen dan keuangan desa. Perangkat desa sudah mempunyai tugas pokok dan fungsinya masing-masing, sehingga harus memahami betul akan tugas yang harus dikerjakan.


foto : Peserta Bimtek antusias mengikuti materi

Bp. Timotius Suryadi, S.Sos. MM. selaku Kepala Bagian Pemerintah Desa dan Kelurahan Setda Kabupaten Karanganyar dalam bimbingan teknis ini menyampaikan memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya bahwa Desa Sroyo sudah memulai mengadakan Bimbingan Teknis secara mandiri bersama-sama dengan BPD. Awal yang baik untuk menjalin hubungan dalam tata kelola pemerinthan desa ke depan, karena tantangan pengelolaan pemerintahan desa akan semakin komplek. Sehingga dibutuhkan kinerja yang baik dan solid antara sesama perangkat desa sendiri ataupun dengan Badan Permusyawaratan Desa.


foto : Bp. Timotius Suryadi, S.Sos.MM beserta peserta Bimtek

Sementara hari kedua, Sabtu, 30 November 2019 kegiatan difokuskan pada outbond. Pelaksanaan outbond di Lawu Resort Tawangmangu. Kegiatan ini bertujuan untuk menja Mereka menyelenggarakan kegiatan outbound team building dalam kerangka peningkatan kinerja dan performa perangkat desa yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas secara berkelompok didalam menuntaskan/menyelesaikan tugas-¬tugas secara bersama-sama melalui serangkaian aktivitas yang dirancang untuk mencapai sasaran yang telah ditentukan sebelumnya.


foto : Peserta Bimtek mengikuti kegiatan outbond

PERATURAN DESA SROYO NO 1 TAHUN 2019 TENTANG RPJMDES TAHUN 2019-2025

JADWAL KEGIATAN TIM RPJMDes

BERITA ACARA MUSDES RPJMDES

BERITA ACARA MUSDUS

BERITA ACARA MUSRENBANGDES

BERITA ACARA PENGKAJIAN DESA

BERITA ACARA PENYUSUNAN RANCANGAN RPJM DESA

DAFTAR ISI

Delegasi Dusun

Foto rapat Tim, Musdus, Musdes

GAGASAN DUSUN

JADWAL KEGIATAN TIM RPJMDes

LAPORAN HASIL PENGKAJIAN DESA

NASKAH

Notulen Dusun Sroyo (29 Mei 2019)

Notulen Dusun Kanten (27 Mei 2019)

Notulen Dusun Kasak (25 Mei 2019)

Notulen Dusun Ngledok (29 Mei 2019)

Notulen Dusun Pulosari (25 Mei 2019)

Notulen Dusun Tundungan (27 Mei 2019)

PERDES RPJMDes

REKAPITULASI USULAN RENCANA KEGIATAN PEMBANGUNAN DESA

RENCANA PROGRAM PEMBANGUNAN KAB MSK DESA

RPJMDES

SK Tim Penyusun RPJMDES

slogan per tahun

TUGAS POKOK DAN FUNGSI

TUGAS POKOK  DAN FUNGSI PERANGKAT DESA SROYO

1.  Sekretaris Desa:

          Sekretaris Desa bertugas membantu Kepala Desa dalam bidang Administrasi Pemerintahan.

Dalam melaksanakan tugasnya , Sekeratis Desa mempunyai fungsi sebagai berikut :

  1. Melaksanakan urusan ketatausahaan seperti tata naskah, administrasi surat menyurat, arsip, dan ekspedisi;
  2. melaksanakan urusan umum, seperti penataan administrasi Perangkat Desa, penyediaan prasarana Perangkat Desa dan kantor, penyiapan rapat, pengadministrasian aset, inventarisasi, perjalanan dinas, dan pelayanan umum;
  3. melaksanakan urusan keuangan, seperti pengurusan administrasi keuangan, administrasi sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran, verifikasi administrasi keuangan dan administrasi penghasilan Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD, dan lembaga Pemerintahan Desa lainnya;
  4. melaksanakan urusan perencanaan, seperti menyusun rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa, menginventarisir data-data dalam rangka pembangunan, melakukan monitoring, dan evaluasi program, serta penyusunan laporan.

2. Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum

Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum mempunyai tugas membantu tugas-tugas Sekretaris Desa. Dalam melaksanakan tugasnya Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum mempunyai fungsi melaksanakan urusan Tata Usaha dan Umum antara lain :

  1. Ketatausahaan seperti tata naskah, administrasi surat menyurat, arsip, dan ekspedisi;
  2. Penataan adminstrasi perangkat desa;
  3. Penyediaan prasarana perangkat desa dan kantor desa;
  4. Penyiapan rapat-rapat ( undangan, daftar hadir, konsumsi dan notulen rapat );
  5. Pengadministrasian asset desa, inventarisasi asset desa dan perjalanan dinas;
  6. Melaksanakan pelayanan umum di desa;
  7. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Sekretaris Desa.

3. Kepala Urusan Keuangan :

Kepala Urusan Keuangan mempunyai tugas membantu tugas-tugas Sekretaris Desa. Dalam melaksanakan tugasnya Kepala Urusan Keuangan mempunyai fungsi melaksanakan urusan keuangan antara lain :

  1. Pengurusan administrasi keuangan;
  2. Adminstrasi sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran;
  3. Verifikasi administrasi keuangan;
  4. Administrasi penghasilan Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD dan lembaga pemerintah desa lainnya;
  5. Membuat laporan rutin penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) rutin tiap bulan;
  6. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Sekretaris Desa.

4. Kepala Urusan Perencanaan :

Kepala Urusan Keuangan mempunyai tugas membantu tugas-tugas Sekretaris Desa. Dalam melaksanakan tugasnya Kepala Urusan Perencanaan  mempunyai fungsi mengkoordinasikan urusan perencanaan antara lain :

  1. Menyusun rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa);
  2. Menginventarisir data-data dalam rangka pembangunan;
  3. Melakukan monitoring dan evaluasi program;
  4. Penyusunan laporan atas program kegiatan;
  5. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Sekretaris Desa

1. Kepala Seksi Pemerintahan mempunyai tugas dan fungsi :

  1. Melaksanakan manajemen tata praja pemerintahan;
  2. Menyusun rancangan produk hukum desa;
  3. Pembinaan masalah pertanahan;
  4. Pembinaan ketentraman dan ketertiban;
  5. Pelaksanaan upaya perlindungan masyarakat;
  6. Melakukan administrasi dan pelayanan kependudukan;
  7. Penataan dan pengelolaan wilayah;
  8. Pendataan dan pengelolaan profil desa;
  9. Membuat laporan peristiwa kependudukan secara periodic (bulanan, tribulan dan simesteran);
  10. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Kepala Desa.

 

6. Kepala Seksi Kesejahteraan mempunyai tugas dan fungsi :

  1. Melaksanakan pembangunan sarana prasarana perdesaan;
  2. Pembangunan bidang pendidikan, kesehatan dan tugas sosialisasi;
  3. Melakukan motivasi kepada masyarakat di bidang budaya, ekonomi, politik dan lingkungan hidup;
  4. Pemberdayaan keluarga, pemuda, olah raga dan karang taruna;
  5. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Kepala Desa.

7. Kepala Seksi Pelayanan mempunyai tugas dan fungsi :

  1. Melaksanakan penyuluhan dan motivasi terhadap pelaksanaan hak dan kewajiban masyarakat;
  2. Meningkatkan upaya partisipasi masyarakat;
  3. Pelestarian nilai sosial budaya masyarakat, keagamaan dan ketenagakerjaan;
  4. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Kepala Desa.

8. Kepala Dusun:

Kepala Dusun bertugas membantu Kepala Desa dalam pelaksanaan tugasnya di wilayahnya. Dalam melaksanakan tugasnya Kepala Dusun mempunyai fungsi sebagai berikut :

  1. Pembinaan ketentraman dan ketertiban, pelaksanaan upaya perlindungan masyarakat, mobilitas kependudukan dan penataan dan pengelolaan wilayah;
  2. Mengawasi pelaksanaan pembangunan di wilayahnya;
  3. Melaksanakan pembinaan kemasyarakatan dalam meningkatkankemampuan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungannya;
  4. Melakukan upaya-upaya pemberdayaan masyarakat dalam menunjang kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan
  5. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Kepala Desa.
  6. Membuat laporan rutin diserahkan kepada Pemerintah Desa setiap bulan tentang :
  • Jumlah kelahiran dan kematian di dusun masing-masing.
  • Jumlah penduduk yang pindah masuk dan pindah keluar di dusun masing-masing.
  • Jumlah penduduk yang nikah, talak, rujuk dan cerai di dusun masing-masing.
  • Jumlah penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan ( PBB ).

7. Membuat laporan rutin diserahkan kepada Pemerintah Desa setiap tri bulan tentang :

  • Jumlah kepala keluarga yang benar-benar memiliki rumah tinggal dan menetap di dusun masing-masing ( tidak warga yang kost/kontrak ).
  • Jumlah warga pendatang ( kost/kontrak ) di dusun masing-masing.
  • Monografi dusun dan daftar isian potensi dusun
  • Kepemilikan usaha (playstation, wartel, warnet, persewaan CD/VCD dll).
  • Nama dan pemilik tower di dusun masing-masing.
  • Gangguan kamtibmas dan bencana alam yang terjadi di dusun masing-masing.

Dalam membuat laporan bulanan dan tri bulan dapat berkoordinasi dengan Kepala Seksi dan Kepala Urusan sesuai dengan bidangnya.

 

 

VISI & MISI

1.  Visi Desa

         “ Terwujudnya Masyarakat Desa Sroyo yang Beragama dan Berbudaya Menuju Keadilan dan Kesejahteraan Berlandaskan Semangat Gotong Royong “

Rumusan Visi tersebut merupakan suatu ungkapan dari suatu niat yang luhur untuk memperbaiki dalam Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pelaksanaan Pembangunan di Desa Sroyo baik secara individu maupun kelembagaan sehingga 6 ( enam ) tahun ke depan Desa Sroyo mengalami suatu perubahan yang lebih baik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dilihat dari segi ekonomi dengan dilandasi semangat kebersamaan dalam Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pelaksanaan Pembangunan.

2.  Misi Desa

  1. Menyelenggarakan pemerintahan desa yang bersih tertib dan bebas KKN
  2. Pemerataan pembangunan infrastruktur demi menunjang ekonomi masyarakat
  3. Peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD) Sroyo melalui pengembangan BUMDES
  4. Menciptakan inovasi desa Sroyo guna meningkatan kreatifitas untuk menunjang perekonomian.
  5. Penyelamatan aset aset desa untuk kemakmuran masyarakat desa Sroyo
  6. Menyelenggarakan kegiatan agama, Sosial, budaya dan olahraga dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Sejarah Desa

LEGENDA DAN SEJARAH DESA

R.Ayu Aminah Lembah Manah adalah istri Sunan Giri dari Gresik Surabaya. Beliau akan tilik anaknya yang ada di Jatinom Klaten, yang telah lama mendirikan Pondok Pesantren dan Masjid di Jatinom Klaten. Putranya bernama Syekh Wasi Bagna Timur atau lebih populer dengan nama Kyai Ageng Gribig Jatinom Klaten Jawa Tengah. Perjalanan Nyi Lembah Manah dari Gresik dikawal abdi dalem dengan jumlah yang cukup banyak, beliau diusung dengan tandu. Dalam Perjalanan sampai di Hutan Sroyo ( Wana Sroyo ) ingin beristirahat dan mandi di sendang Sroyo yang masih jernih airnya karena belum ada orang yang menempatinya. Konon ceritanya setelah mandi dan beristirahat Nyi Lembah Manah badannya terasa sakit, dan akhirnya wafat di tempat tersebut. Menurut keputusan para pengawal beliau dimakamkan di Wana Sroyo tersebut dan melaporkan ke Kyai Ageng Giri di Gresik.

Pada zamannya Sultan Agung Mataram berkuasa, Raja tersebut memahami riwayat tersebut. Dan makin dikenal banyak orang bahwa di Wana Sroyo ada makam orang luhur, maka mereka babad alas untuk pemukiman, lama-lama menjadi Dusun Sroyo. Semakin tahun semakin ramai penduduk yang ada dusun Sroyo sampai akhirnya menjadi Pemerintahan desa Sroyo sampai sekarang. Kepala Desa Sroyo sudah berganti – ganti  mulai dari :

Tahun (        -1967) Ib. Iman Anom

Tahun (1967-1969) Sastro Wiyono

Tahun (1969-1985) Jiwal Sogi

Tahun (1985-1993) H. Suhardi

Tahun (1993-2001) Sadirun

Tahun (2001-2013) H. Waluyo

Tahun (2013-sekarang) H. Yulianto, S.T.

SURAT KELAHIRAN

  • Surat Pengantar RT/RW dan Desa/Kalurahan
  • Kartu KK Asli (orang tua kandung anak/bayi)
  • Fotocopy e-KTP kedua orang tua kandung anak/bayi
  • Surat Kelahiran Asli dari Rumah Bersalin/Rumah Sakit
  • nama lengkap anak/bayi
  • panjang badan anak/bayi
  • berat badan anak/bayi
  • Buku Nikah Asli (salah satu saja)
  • Fotocopy Buku Nikah
  • Untuk penduduk dewasa, yang ingin mengajukan permohonan Surat Keterangan Kelahiran/Akte Kelahiran, wajib melampirkan persyaratan :
  • Surat Keterangan Kelahiran Asli dari Desa/Kalurahan
  • Kartu KK Asli yang mencantumkan nama pemohon
  • e-KTP Asli pemohon
  • Ijazah, Dokumen Perkawinan (pemohon), SK Kepegawaian (bilamana PNS/TNI/Polri) Asli
  • Kutipan Akta Nikah/Akta Perkawinan Asli orang tua kandung
  • e-KTP Asli orang tua kandung pemohon
  • bilamana orang tua kandung telah meninggal dunia, wajib melampirkan Surat Keterangan Kematian Asli dari Desa/Kelahiran atau Akte Kematian Asli