TUGAS POKOK DAN FUNGSI

TUGAS POKOK  DAN FUNGSI PERANGKAT DESA SROYO

1.  Sekretaris Desa:

          Sekretaris Desa bertugas membantu Kepala Desa dalam bidang Administrasi Pemerintahan.

Dalam melaksanakan tugasnya , Sekeratis Desa mempunyai fungsi sebagai berikut :

  1. Melaksanakan urusan ketatausahaan seperti tata naskah, administrasi surat menyurat, arsip, dan ekspedisi;
  2. melaksanakan urusan umum, seperti penataan administrasi Perangkat Desa, penyediaan prasarana Perangkat Desa dan kantor, penyiapan rapat, pengadministrasian aset, inventarisasi, perjalanan dinas, dan pelayanan umum;
  3. melaksanakan urusan keuangan, seperti pengurusan administrasi keuangan, administrasi sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran, verifikasi administrasi keuangan dan administrasi penghasilan Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD, dan lembaga Pemerintahan Desa lainnya;
  4. melaksanakan urusan perencanaan, seperti menyusun rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa, menginventarisir data-data dalam rangka pembangunan, melakukan monitoring, dan evaluasi program, serta penyusunan laporan.

2. Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum

Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum mempunyai tugas membantu tugas-tugas Sekretaris Desa. Dalam melaksanakan tugasnya Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum mempunyai fungsi melaksanakan urusan Tata Usaha dan Umum antara lain :

  1. Ketatausahaan seperti tata naskah, administrasi surat menyurat, arsip, dan ekspedisi;
  2. Penataan adminstrasi perangkat desa;
  3. Penyediaan prasarana perangkat desa dan kantor desa;
  4. Penyiapan rapat-rapat ( undangan, daftar hadir, konsumsi dan notulen rapat );
  5. Pengadministrasian asset desa, inventarisasi asset desa dan perjalanan dinas;
  6. Melaksanakan pelayanan umum di desa;
  7. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Sekretaris Desa.

3. Kepala Urusan Keuangan :

Kepala Urusan Keuangan mempunyai tugas membantu tugas-tugas Sekretaris Desa. Dalam melaksanakan tugasnya Kepala Urusan Keuangan mempunyai fungsi melaksanakan urusan keuangan antara lain :

  1. Pengurusan administrasi keuangan;
  2. Adminstrasi sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran;
  3. Verifikasi administrasi keuangan;
  4. Administrasi penghasilan Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD dan lembaga pemerintah desa lainnya;
  5. Membuat laporan rutin penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) rutin tiap bulan;
  6. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Sekretaris Desa.

4. Kepala Urusan Perencanaan :

Kepala Urusan Keuangan mempunyai tugas membantu tugas-tugas Sekretaris Desa. Dalam melaksanakan tugasnya Kepala Urusan Perencanaan  mempunyai fungsi mengkoordinasikan urusan perencanaan antara lain :

  1. Menyusun rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa);
  2. Menginventarisir data-data dalam rangka pembangunan;
  3. Melakukan monitoring dan evaluasi program;
  4. Penyusunan laporan atas program kegiatan;
  5. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Sekretaris Desa

1. Kepala Seksi Pemerintahan mempunyai tugas dan fungsi :

  1. Melaksanakan manajemen tata praja pemerintahan;
  2. Menyusun rancangan produk hukum desa;
  3. Pembinaan masalah pertanahan;
  4. Pembinaan ketentraman dan ketertiban;
  5. Pelaksanaan upaya perlindungan masyarakat;
  6. Melakukan administrasi dan pelayanan kependudukan;
  7. Penataan dan pengelolaan wilayah;
  8. Pendataan dan pengelolaan profil desa;
  9. Membuat laporan peristiwa kependudukan secara periodic (bulanan, tribulan dan simesteran);
  10. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Kepala Desa.

 

6. Kepala Seksi Kesejahteraan mempunyai tugas dan fungsi :

  1. Melaksanakan pembangunan sarana prasarana perdesaan;
  2. Pembangunan bidang pendidikan, kesehatan dan tugas sosialisasi;
  3. Melakukan motivasi kepada masyarakat di bidang budaya, ekonomi, politik dan lingkungan hidup;
  4. Pemberdayaan keluarga, pemuda, olah raga dan karang taruna;
  5. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Kepala Desa.

7. Kepala Seksi Pelayanan mempunyai tugas dan fungsi :

  1. Melaksanakan penyuluhan dan motivasi terhadap pelaksanaan hak dan kewajiban masyarakat;
  2. Meningkatkan upaya partisipasi masyarakat;
  3. Pelestarian nilai sosial budaya masyarakat, keagamaan dan ketenagakerjaan;
  4. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Kepala Desa.

8. Kepala Dusun:

Kepala Dusun bertugas membantu Kepala Desa dalam pelaksanaan tugasnya di wilayahnya. Dalam melaksanakan tugasnya Kepala Dusun mempunyai fungsi sebagai berikut :

  1. Pembinaan ketentraman dan ketertiban, pelaksanaan upaya perlindungan masyarakat, mobilitas kependudukan dan penataan dan pengelolaan wilayah;
  2. Mengawasi pelaksanaan pembangunan di wilayahnya;
  3. Melaksanakan pembinaan kemasyarakatan dalam meningkatkankemampuan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungannya;
  4. Melakukan upaya-upaya pemberdayaan masyarakat dalam menunjang kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan
  5. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Kepala Desa.
  6. Membuat laporan rutin diserahkan kepada Pemerintah Desa setiap bulan tentang :
  • Jumlah kelahiran dan kematian di dusun masing-masing.
  • Jumlah penduduk yang pindah masuk dan pindah keluar di dusun masing-masing.
  • Jumlah penduduk yang nikah, talak, rujuk dan cerai di dusun masing-masing.
  • Jumlah penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan ( PBB ).

7. Membuat laporan rutin diserahkan kepada Pemerintah Desa setiap tri bulan tentang :

  • Jumlah kepala keluarga yang benar-benar memiliki rumah tinggal dan menetap di dusun masing-masing ( tidak warga yang kost/kontrak ).
  • Jumlah warga pendatang ( kost/kontrak ) di dusun masing-masing.
  • Monografi dusun dan daftar isian potensi dusun
  • Kepemilikan usaha (playstation, wartel, warnet, persewaan CD/VCD dll).
  • Nama dan pemilik tower di dusun masing-masing.
  • Gangguan kamtibmas dan bencana alam yang terjadi di dusun masing-masing.

Dalam membuat laporan bulanan dan tri bulan dapat berkoordinasi dengan Kepala Seksi dan Kepala Urusan sesuai dengan bidangnya.

 

 

VISI & MISI

1.  Visi Desa

         “ Terwujudnya Masyarakat Desa Sroyo yang Beragama dan Berbudaya Menuju Keadilan dan Kesejahteraan Berlandaskan Semangat Gotong Royong “

Rumusan Visi tersebut merupakan suatu ungkapan dari suatu niat yang luhur untuk memperbaiki dalam Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pelaksanaan Pembangunan di Desa Sroyo baik secara individu maupun kelembagaan sehingga 6 ( enam ) tahun ke depan Desa Sroyo mengalami suatu perubahan yang lebih baik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dilihat dari segi ekonomi dengan dilandasi semangat kebersamaan dalam Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pelaksanaan Pembangunan.

2.  Misi Desa

  1. Menyelenggarakan pemerintahan desa yang bersih tertib dan bebas KKN
  2. Pemerataan pembangunan infrastruktur demi menunjang ekonomi masyarakat
  3. Peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD) Sroyo melalui pengembangan BUMDES
  4. Menciptakan inovasi desa Sroyo guna meningkatan kreatifitas untuk menunjang perekonomian.
  5. Penyelamatan aset aset desa untuk kemakmuran masyarakat desa Sroyo
  6. Menyelenggarakan kegiatan agama, Sosial, budaya dan olahraga dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Sejarah Desa

LEGENDA DAN SEJARAH DESA

R.Ayu Aminah Lembah Manah adalah istri Sunan Giri dari Gresik Surabaya. Beliau akan tilik anaknya yang ada di Jatinom Klaten, yang telah lama mendirikan Pondok Pesantren dan Masjid di Jatinom Klaten. Putranya bernama Syekh Wasi Bagna Timur atau lebih populer dengan nama Kyai Ageng Gribig Jatinom Klaten Jawa Tengah. Perjalanan Nyi Lembah Manah dari Gresik dikawal abdi dalem dengan jumlah yang cukup banyak, beliau diusung dengan tandu. Dalam Perjalanan sampai di Hutan Sroyo ( Wana Sroyo ) ingin beristirahat dan mandi di sendang Sroyo yang masih jernih airnya karena belum ada orang yang menempatinya. Konon ceritanya setelah mandi dan beristirahat Nyi Lembah Manah badannya terasa sakit, dan akhirnya wafat di tempat tersebut. Menurut keputusan para pengawal beliau dimakamkan di Wana Sroyo tersebut dan melaporkan ke Kyai Ageng Giri di Gresik.

Pada zamannya Sultan Agung Mataram berkuasa, Raja tersebut memahami riwayat tersebut. Dan makin dikenal banyak orang bahwa di Wana Sroyo ada makam orang luhur, maka mereka babad alas untuk pemukiman, lama-lama menjadi Dusun Sroyo. Semakin tahun semakin ramai penduduk yang ada dusun Sroyo sampai akhirnya menjadi Pemerintahan desa Sroyo sampai sekarang. Kepala Desa Sroyo sudah berganti – ganti  mulai dari :

Tahun (        -1967) Ib. Iman Anom

Tahun (1967-1969) Sastro Wiyono

Tahun (1969-1985) Jiwal Sogi

Tahun (1985-1993) H. Suhardi

Tahun (1993-2001) Sadirun

Tahun (2001-2013) H. Waluyo

Tahun (2013-sekarang) H. Yulianto, S.T.